News

Kecelakaan Tunggal di Jalur Lintas Selatan Gunungkidul, Mobil Wisatawan Terjun ke Sawah Sedalam 6 Meter

Berkah Lumintu - Wednesday, 31 December 2025 | 03:16 PM

Background
Kecelakaan Tunggal di Jalur Lintas Selatan Gunungkidul, Mobil Wisatawan Terjun ke Sawah Sedalam 6 Meter
Liburan Nyaris Berujung Maut di Gunungkidul, Mobil Wisatawan Terjun 6 Meter di JLS akibat Sopir Mengantuk

Gunungkidul kembali menjadi sorotan setelah terjadi kecelakaan tunggal di Jalur Lintas Selatan (JLS), salah satu akses utama menuju kawasan wisata pantai selatan. Insiden tersebut terjadi di Padukuhan Jetis, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Sebuah mobil yang ditumpangi satu keluarga wisatawan asal Temanggung, Jawa Tengah, terperosok ke area persawahan sedalam kurang lebih enam meter di sisi utara JLS. Kendaraan tersebut diketahui tengah melaju menuju kawasan pantai selatan Gunungkidul setelah sebelumnya berkunjung ke Pantai Parangtritis, Bantul.

Menurut kesaksian warga setempat, Sunyoto, peristiwa itu terjadi begitu cepat dan mengejutkan. Saat kejadian, ia berada di luar rumah dan melihat mobil melaju di jalur tersebut sebelum akhirnya keluar dari badan jalan.

“Mobilnya tiba-tiba melenceng, seperti terangkat lalu jatuh ke bawah sawah yang ada airnya,” ungkap Sunyoto.

Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Tedja Sukmana, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan sementara menunjukkan penyebab kecelakaan diduga kuat karena pengemudi mengantuk. Sopir bernama Solikhun disebut sempat tertidur sesaat saat mengemudi.

“Di lokasi kejadian kondisi jalan agak menikung. Kendaraan keluar jalur, menabrak papan reklame, kemudian terjun ke jurang sedalam enam meter,” jelas AKP Sigit.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi hanya mengalami luka lecet ringan, sementara seluruh penumpang yang merupakan anggota keluarga dinyatakan selamat. Meski demikian, kejadian ini kembali menegaskan risiko berkendara di jalur wisata Gunungkidul, khususnya Jalur Lintas Selatan yang memiliki kontur jalan berkelok dan minim penerangan di beberapa titik.

Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian dibantu warga setempat dan tim derek melakukan proses evakuasi kendaraan. Mobil berhasil diangkat dari dasar sawah untuk mencegah gangguan arus lalu lintas dan menghindari potensi kecelakaan lanjutan di jalur yang kerap dilalui wisatawan tersebut.

Jalur Lintas Selatan Gunungkidul memang menjadi akses favorit wisatawan karena menghubungkan berbagai destinasi pantai. Namun, jalur ini juga dikenal rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara yang kelelahan setelah perjalanan panjang atau memaksakan diri tetap berkendara saat kondisi fisik tidak prima.

Pihak kepolisian mengimbau para wisatawan dan pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas di JLS. Pengemudi diharapkan memastikan kondisi tubuh tetap fit, beristirahat cukup sebelum perjalanan, serta tidak memaksakan diri jika merasa mengantuk.

“Kami mengingatkan pengendara agar mengutamakan keselamatan. Jika lelah atau mengantuk, segera berhenti dan beristirahat,” tegas AKP Sigit.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama saat menikmati liburan di Gunungkidul. Keindahan alam dan deretan pantai eksotis tidak sebanding dengan risiko jika kewaspadaan di jalan diabaikan. Dengan berkendara secara hati-hati dan bertanggung jawab, wisata di Gunungkidul dapat tetap aman dan menyenangkan bagi semua pihak.

Popular Article