Bansos Nagan Raya Rp4,74 Miliar Disalurkan ke 5.445 Fakir Miskin, Ini Rincian dan Mekanismenya
Arkam - Wednesday, 31 December 2025 | 07:58 PM


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) konsumtif kepada masyarakat fakir dan miskin. Pada akhir 2025, bansos dengan total anggaran mencapai Rp4,74 miliar resmi disalurkan kepada 5.445 penerima, sebagai bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan.
Penyaluran bantuan ini dipusatkan di Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok) yang berada di Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Momentum tersebut menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi paling rentan.
Bansos sebagai Wujud Kehadiran Pemerintah
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menegaskan bahwa bansos konsumtif yang disalurkan bukan sekadar program rutin, melainkan bentuk perhatian serius pemerintah terhadap masyarakat fakir dan miskin.
“Bantuan konsumtif ini sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian penuh kepada masyarakat, khususnya masyarakat fakir miskin,” ujar Teuku Raja Keumangan.
Menurutnya, perhatian terhadap kelompok rentan merupakan bagian integral dari kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memprioritaskan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Rincian Bansos Fakir: Hampir Rp2,25 Miliar
Dari total anggaran Rp4,74 miliar, bantuan untuk fakir disalurkan kepada 1.980 orang penerima dengan nilai mencapai Rp2,247 miliar lebih. Setiap penerima fakir mendapatkan bantuan sebesar Rp1,135 juta per orang, yang diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Skema penyaluran bantuan fakir dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu:
- Transfer ke rekening untuk 1.756 penerima dengan total dana sekitar Rp1,75 miliar
- Penyaluran non tunai kepada 432 penerima dengan nilai Rp490,32 juta
Skema ganda ini diterapkan agar penyaluran tetap inklusif, mengakomodasi penerima yang memiliki keterbatasan akses perbankan.
Bantuan Mustahik Miskin: Menjangkau Lebih Luas
Selain fakir, Pemkab Nagan Raya juga menyalurkan bansos kepada mustahik miskin yang jumlahnya lebih besar. Sebanyak 3.465 orang penerima memperoleh bantuan dengan nilai Rp720 ribu per orang, sehingga total anggaran yang disalurkan mencapai Rp2,49 miliar lebih.
Adapun mekanisme penyaluran bantuan mustahik miskin meliputi:
- Transfer ke rekening bagi 2.399 penerima dengan total dana Rp1,72 miliar lebih
- Penyaluran non tunai kepada 1.066 penerima dengan total nilai Rp767,52 juta
Pendekatan ini dinilai lebih fleksibel dan memastikan tidak ada masyarakat miskin yang tertinggal hanya karena kendala teknis.
Bansos dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Bupati Teuku Raja Keumangan menegaskan bahwa bansos bukanlah solusi jangka panjang satu-satunya, tetapi bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Nagan Raya.
“Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih berkeadilan. Ini sejalan dengan kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem yang sedang kita jalankan,” ungkapnya.
Pemerintah daerah menilai bahwa kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat melalui semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
Peran Zakat dan Optimalisasi Baitul Mal
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti tingkat kesadaran masyarakat Nagan Raya dalam membayar zakat yang dinilai cukup baik, terutama di kalangan ASN, pejabat daerah, TNI, Polri, serta sebagian perusahaan swasta.
Namun demikian, ia mengakui bahwa belum seluruh muzakki menyalurkan zakatnya melalui Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya. Padahal, jika zakat dikelola secara terpusat dan profesional, dampaknya akan jauh lebih besar bagi kesejahteraan umat.
“Jika seluruh muzakki menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Nagan Raya, tentu manfaatnya akan lebih luas dan terukur,” ujarnya.
Pemkab pun meminta Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Nagan Raya agar terus meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah guna menjaga kepercayaan publik.
Proses Penetapan Penerima Bansos
Ketua BMK Nagan Raya, Azhari Idris, menjelaskan bahwa penentuan penerima bansos fakir dan miskin dilakukan melalui proses yang berlapis dan akuntabel. Usulan calon penerima berasal dari:
- Keuchik (kepala desa)
- Ketua tuha peut
- Ketua Baitul Mal gampong/desa
Usulan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi penyaluran bantuan yang digelar oleh Baitul Mal. Selanjutnya, Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya melakukan verifikasi faktual ke lapangan untuk memastikan kondisi calon penerima sesuai kriteria.
Verifikasi ini dilakukan mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal Aceh, sehingga penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai prinsip syariah.
Bansos Tepat Sasaran, Kepercayaan Publik Meningkat
Dengan mekanisme yang transparan dan berbasis data lapangan, Pemkab Nagan Raya berharap penyaluran bansos tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Bansos yang dikelola dengan baik akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat jaring pengaman sosial, khususnya bagi masyarakat fakir dan miskin yang paling terdampak kondisi ekonomi.
Next News

Wisata Baru Gunungkidul Bikin Geger! Diresmikan Bupati dan Sajikan Ikon Dunia, Disebut Calon “Top of Jogja”
10 days ago

Golkar Gunungkidul Solid Dukung Gunawan Maju Ketua DPD 2025-2030, Ini Alasannya
10 days ago

Mahasiswa ISI Solo Raih Juara di Festival Film Horor 2025, Karya FTV Tembus Nasional
15 days ago

Mobil Pelat Merah Digunakan Saat Libur Nataru Jadi Sorotan! Pemprov Jateng Ingatkan Bahaya Euforia Tahun Baru
15 days ago

Malam Tahun Baru di Solo 2025: 10 Titik Car Free Night, Hiburan Meriah, dan Rekayasa Lalu Lintas
15 days ago

Kecelakaan Tunggal di Jalur Lintas Selatan Gunungkidul, Mobil Wisatawan Terjun ke Sawah Sedalam 6 Meter
15 days ago

Gus Ipul Pastikan BLT Kesra BLTS Tetap Cair di Libur Akhir Tahun Lewat Kantor Pos
16 days ago

Korban Bencana Sumatra Dipastikan Dapat Rp8 Juta per KK! Mensos Gus Ipul Bongkar 7 Bansos + Hunian Gratis
16 days ago

Pagi Terima SK, Sorenya Pensiun? Kisah Haru Honorer K2 dan yang Belum Sempat Rasakan Kenaikan Gaji PPPK Paruh Waktu 2026
20 days ago

Jadwal BPNT 2025 Resmi Turun! Dana Susulan Tahap IV Kemensos Cair Mulai Hari Ini (15/12). Cek KKS Sekarang atau Dana Bisa Hangus!
a month ago